Mereka; tokoh yang berperan di dunia sastra Indonesia. Dan Indonesia diharapkan punya seorang bahkan banyak sosok yang bisa meneruskan mereka. Lantang dan berani. Dan semoga itu kami. Dan sekali lagi, ayo kita berjuang, karena kita adalah amunisi bangsa.

Tampilkan postingan dengan label Rizki Andika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rizki Andika. Tampilkan semua postingan

Jalannya Terjal Menjerit

jalannya terjal menjerit
liku dalam bayang mengintai gemercik mbun berhujung aspal
seperti bisu teriak dalam bicara
hidup hayal bibir bersetubuh

Rizki Andika
September 9, 2012
Kontributor/Penyair:
Dipublikasi Pada: Minggu, September 16, 2012

Aroma Malam

ku ketahui aroma malam hinggap menggilas
jalana suara mu tak berhenti mendengung menghias
masih saja jantung berdegup keatas
melawan gersang yang jalan mengganas

lelap terasa pada gambar langit
hari berontak dengan angan kuat menjerit
biarkan jalanan panjang menyempit
kaki akan tegap pada sang jepit

kian kuat aroma mu mengikat
terbitkan mentari hingga hari menangkat
kini persimpangan ku antara sehat atau kuat
tanpa ku sadari pesona mu begitu kuat mengikat

Rizki Andika
September 9, 2012
Kontributor/Penyair:
Dipublikasi Pada: Minggu, September 16, 2012

Tangis

tangis merdunya menukik tajam
membongkar langit angkuh tak bermartabat
jalan panjang membuatnya membaja menghantam jalanannya
sedang di bawah jembatan israil terdiam tanpa daya.

Rizki Andika
September 10, 2012
Kontributor/Penyair:
Dipublikasi Pada: Minggu, September 16, 2012

Aku Tak Tau

aku tak tau siang ini berdiri untuk siapa
saat surya menikam kejam kepala
aku tak tau siang ini tersenyum untuk siapa
saat suara adzan terbentang antara jazirah dan palestina

...

aku tak tau siang ini berbicara pada siapa
saat bendera cemas dalam kibarnya
aku tak tau siang ini menangis pada siapa
sesat lunglai menghampiri jasad tergeletak kaku di pelukan tuhan

September 10, 2012
Kontributor/Penyair:
Dipublikasi Pada: Minggu, September 16, 2012

Bukit Merah

bukit merah menyulam barzah
di dalam di lihatnya zina
tipu daya bujuk rayu kah
nirwana fatamorgana hidup nyata

Rizki Andika
September 26, 2012
Kontributor/Penyair:
Dipublikasi Pada: Minggu, September 16, 2012

Salam Hangat

salam hangat ku menyertai mu
kelak tuhan ku tahu bahwa aku tak sekedar merayu
cairnya sang ertik pertanda rasa sayang ku pada mu

Rizki Andika
September 4, 2012
Kontributor/Penyair:
Dipublikasi Pada: Minggu, September 09, 2012

Detak Jemari

detak jemari memuncak
asa gemulai gelap menanjak
diam duduk hidupkan rancak
demi budaya agar bisa macak

Rizki Andika
September 2, 2012
Kontributor/Penyair:
Dipublikasi Pada: Minggu, September 09, 2012

Secangkir Kopi

secangkir kopi memancarkan mata Tuhan
diam menggemuruh kuat mengikat

ingin merangkuh bahagia ku
apa daya sedang dalam agama aku plagiat daru muhammad

Rizki Andika
September 1, 2012
Kontributor/Penyair:
Dipublikasi Pada: Minggu, September 02, 2012

Gerimis

Gerimis mempercepat kelam kala pendaki bergelut akan alam Sejuk tali hati terbenam hasrat mengunyam nurani biar berdiri tetap bertatap sepi biar lari hari tetap mati.

Tiada gerak.!!
Dan kini tanah dan air tidur hilang melamun ombak.


Rizki Andika
January 24

Kontributor/Penyair:
Dipublikasi Pada: Sabtu, Januari 28, 2012