Mereka; tokoh yang berperan di dunia sastra Indonesia. Dan Indonesia diharapkan punya seorang bahkan banyak sosok yang bisa meneruskan mereka. Lantang dan berani. Dan semoga itu kami. Dan sekali lagi, ayo kita berjuang, karena kita adalah amunisi bangsa.

Jiwa jiwa merdeka


Menari, bernyanyi nyanyi, bergoyang.. Jiwa jiwa merdeka..

January 29, 2012
Kontributor/Penyair:
Dipublikasi Pada: Minggu, Januari 29, 2012

Semua yang ada


Semua yang ada hanya hasil dari masa lalu,...
Dan sekarang adalah masa lalunya masa depan,...
Melakukan keajaiban sekarang dan menunggu mukzizat nanti,...

Kristanto Sasongko Adji
January 29, 2012
Kontributor/Penyair:
Dipublikasi Pada: Minggu, Januari 29, 2012

Hilang sudah bayangan


Hilang sudah bayangan
saat pagi menyapa
tak ada hasrat malam merayu
telah lenyap diperhelatan

...
Takdir pun telah diukir lagi
Bukan takdir hari kemarin
dia berdetak untuk hari ini
Apakah esok akan binasa

Tak peduli siapa dan untuk apa
Semua bercerita tentang cinta
Dan kau berbicara lara
Tapi aku tak peduli

Inilah pagi
Bukan persoalan senja dan malam
Tak ada bayangan mimpi di sini
Kenyataan telah melambaikan sayapnya

Maka cukupkan saja di sini
Berita tentang gelap dan malam
Cerita tentang lara dan kegelisahan
Ceritakan saja apa yang terjadi pagi ini

Taufikurrahman
January 28, 2012
Kontributor/Penyair:
Dipublikasi Pada: Minggu, Januari 29, 2012

Siang dan malam


Siang dan malam adalah simbol kehidupan

satu hal yg tak bisa di pungkiri
namun harus tetap di jalani

melangkah menuju arah dan pantang tuk gelisah
HIDUP INI ADALAH MISTERI


Latif Maulana Kahlil Gibran
January 26

Kontributor/Penyair:
Dipublikasi Pada: Minggu, Januari 29, 2012

Berdiri tegak menantang

Berdiri tegak menantang ...
bersatu untuk melawan ...
tak peduli nyawa akan melayang ...
darahpun bercucuran ...
itu adalah suatu kebanggaan yg takkan terlupakan tapi selalu dikenang....

Krizt Christiana
January 25, 2012
Kontributor/Penyair:
Dipublikasi Pada: Minggu, Januari 29, 2012

Hina di mata Tuan


Hina di mata Tuan
Bijak di mata kebenaran
Tuan dan Nyonya hanya tinggal kenangan
Di sini aku bertitah
Hidup berkarya dalam dunia Indonesia

Taufikurrahman
January 25, 2012
Kontributor/Penyair:
Dipublikasi Pada: Minggu, Januari 29, 2012

Senja Ku Sayang Seja Ibu Ku

Dari rahim sang senja aku dilahirkan
dibesarkan oleh malam,dan dikisahkan oleh siang
teringat di pangkuannya yang menenangkan
... dan jemari masa lalu membelai ku rindu

mempelai siang mendewasa menuju pelaminan
rambut ikalnya terurai bebas,memang cantik
ia tak pernah lupa bagaimana cara menyanjung ku
mereka anggukkan kepala,jiwa pun kagum

bulan terbahak aku tak jua terbangun
iblis merajam aku tetap merenung
di beranda merah muda aku termangu
tersipu malu aku tak tahu malu

Sigit Prammono
Januari 24
Kontributor/Penyair:
Dipublikasi Pada: Sabtu, Januari 28, 2012

Nyanyian Pagi

Nyanyian pagi dihantarkan oleh kesepian
semerbak aroma mu melekat hebat di batas kebodohan
menggelantung manja di pundak ku membosankan
ketika hari ini mahluk itu turun tawarkan peraduan

... ku sulam silam yang nyaris usang terlupakan
cita-cinta sang pemimpi yang menyudut tenang
masih hitamkah langit yang tertawan ?
ku dengar lantang batin yang menanyakan

menyulam silam

Sigit Prammono
January 24
Kontributor/Penyair:
Dipublikasi Pada: Sabtu, Januari 28, 2012

Ku Lihat

ku lihat kau menuruni Daaruka Muqoomah wahai jelita
diantara bayangan 100 tahun thuba yang menaunginya
di atas Arsy Ar Rahman kau enggan menyapa
di pagi ini pun rindu ulangi kesalahan yang sama

... di pelupuk ksah terbentang misik dua dunia
bersama kita teguk secawan salsabil diwajahnya
angin bertanya milik siapakah istananya ?
dan ku kira aku lah orangnya

“ku kira aku lah orangnya”

Sigit Prammono
January 24
Kontributor/Penyair:
Dipublikasi Pada: Sabtu, Januari 28, 2012

Kemunafikan

kemunafikkan takkan mampu menggantikan kebaikan
guncangan hati tak mampu menenangkan jiwa
kehidupan adalah kematian yang tertunda
persiapkan diri untuk menuju hari penghabisan

Malaikat Kematian
Januari 23
Kontributor/Penyair:
Dipublikasi Pada: Sabtu, Januari 28, 2012

Gerimis

Gerimis mempercepat kelam kala pendaki bergelut akan alam Sejuk tali hati terbenam hasrat mengunyam nurani biar berdiri tetap bertatap sepi biar lari hari tetap mati.

Tiada gerak.!!
Dan kini tanah dan air tidur hilang melamun ombak.


Rizki Andika
January 24

Kontributor/Penyair:
Dipublikasi Pada: Sabtu, Januari 28, 2012

Terpaku

Terpaku jiwa sang penjaga
Menusuk angkasa dgn tatapan lara
.
Diam mulut membungkam sejuta cambukan jiwa
.
... Terlihat nanar mata berbinar memendam lara
.
Merasakan perih dalamnya luka
.
Dengarlah hati sang pemimpi

Latif Maulana Kahlil Gibran
January 24

Kontributor/Penyair:
Dipublikasi Pada: Sabtu, Januari 28, 2012

Lagu Kematian

Waktu pun berdenyut dengan cepat
Ajal pun mendahuluinya bagai kilat
Sang utusan pun datang merangkul kehidupan sang insan
... Tiba masa nya kita dibisikkan keras bertema alunan kematian
Dan akhirnya kita tertidur nyenyak bersama tanah bertemankan ulat dalam kehampaan

Bukan harta
Bukan juga kepintaran
Bukan suami tampan
Bukan juga istri cantik
Dan bukan juga anak-anak yang lucu dihadapan
Melainkan, amal baik dan buruk yang kan ditimang

Luthfi Novaliansyah
January 23
Kontributor/Penyair:
Dipublikasi Pada: Sabtu, Januari 28, 2012

Sialnya Kebenaran

"sialnya kebenaran" ketika setiap individu atau golongan menghabiskan waktunya hanya untuk mencari musuh demi menunjukkan dan memaksakan apa yg ada dlm pikirannya itulah kebenaran

Bunga Hitam
January 23
Kontributor/Penyair:
Dipublikasi Pada: Sabtu, Januari 28, 2012

Waktu

WAKTU tlah tertunduk membaringkan rindu
.
Waktu yg telah lalu sempat memberiku isarat hati tentang tangisan IBU PERTIWI
.
Derai hujan yg membanjiri, tak mampu padamkan api semangat di hati kami
... .
Mereka memegang kendali dgn KUASA dan MATERI
.
KEADILAN berdiri di tiang UNDANG-UNDANG,pun sanggup mereka beli
.
Ku tertunduk kecewa dan ku tulis dari ujung pena
.
Jeritanku seakan makin lantang memekak di balik jiwa
.
Wahai sang pemegang kuasa
.
Dengarlah rintihan jiwa sang pempertahan jiwa
.
Kau makan nyawa kami dari sesuap nasi
.
Kau injak harga diri kami demi secuil ambisi
.
Kau terpilih karena KAMI
.
Dan KAU mampu melukis buih'pun karena kami
.
Dengarlah suara kami dlm hatimu
.
Rasakan desah nafas KAMI di dlm ambisimu
.
Kau pengabdi rakyat yg tlah menginjak rakyat
.
Kembalikan negri kami yg berdaulat
.
Jika tiada mampu maka turunlah
.
Andai tiada sanggup maka mundurlah
.
NEGERI INI MILIK KAMI
mengapa engkau jual
.
BANGSA INI milik kami
lantas kenapa engkau hancurkan
.
kami bersaksi di tiap keterkutukkanmu
.
Dan kami bersaksi di tiap kejahatanmu


Latif Maulana Kahlil Gibran
January 23

Kontributor/Penyair:
Dipublikasi Pada: Sabtu, Januari 28, 2012

Ku tatap langit

Ku tatap langit hari ini..
Bumi berputar tanpa suara..
Malam bergeser tanpa menyapa..
Rembulan hadir tanpa perantara..
Kontributor/Penyair:
Dipublikasi Pada: Jumat, Januari 20, 2012

Ini akhir malam

Ini akhir malam
ada yang tiba-tiba kukenang
tapi aku kini jauh
dan tak lagi kubutuh
... kenangan itu melusuh
di malam-malam kemarin
saat bulan dan omba engga bermain
Kontributor/Penyair:
Dipublikasi Pada: Jumat, Januari 20, 2012

Buat apa

Buat apa membicarakan kehidupan tatkala kita takut pada kematian...
Dan buat apa membicarakan kematian ketika kita tak mau berterimakasih pada kehidupan...

Karya: Rahmanda Danker Romanisti
25 Juni 2011
Kontributor/Penyair:
Dipublikasi Pada: Jumat, Januari 20, 2012