Waktu
WAKTU tlah tertunduk membaringkan rindu
.
Waktu yg telah lalu sempat memberiku isarat hati tentang tangisan IBU PERTIWI
.
Derai hujan yg membanjiri, tak mampu padamkan api semangat di hati kami
... .
Mereka memegang kendali dgn KUASA dan MATERI
.
KEADILAN berdiri di tiang UNDANG-UNDANG,pun sanggup mereka beli
.
Ku tertunduk kecewa dan ku tulis dari ujung pena
.
Jeritanku seakan makin lantang memekak di balik jiwa
.
Wahai sang pemegang kuasa
.
Dengarlah rintihan jiwa sang pempertahan jiwa
.
Kau makan nyawa kami dari sesuap nasi
.
Kau injak harga diri kami demi secuil ambisi
.
Kau terpilih karena KAMI
.
Dan KAU mampu melukis buih'pun karena kami
.
Dengarlah suara kami dlm hatimu
.
Rasakan desah nafas KAMI di dlm ambisimu
.
Kau pengabdi rakyat yg tlah menginjak rakyat
.
Kembalikan negri kami yg berdaulat
.
Jika tiada mampu maka turunlah
.
Andai tiada sanggup maka mundurlah
.
NEGERI INI MILIK KAMI
mengapa engkau jual
.
BANGSA INI milik kami
lantas kenapa engkau hancurkan
.
kami bersaksi di tiap keterkutukkanmu
.
Dan kami bersaksi di tiap kejahatanmu
.
Waktu yg telah lalu sempat memberiku isarat hati tentang tangisan IBU PERTIWI
.
Derai hujan yg membanjiri, tak mampu padamkan api semangat di hati kami
... .
Mereka memegang kendali dgn KUASA dan MATERI
.
KEADILAN berdiri di tiang UNDANG-UNDANG,pun sanggup mereka beli
.
Ku tertunduk kecewa dan ku tulis dari ujung pena
.
Jeritanku seakan makin lantang memekak di balik jiwa
.
Wahai sang pemegang kuasa
.
Dengarlah rintihan jiwa sang pempertahan jiwa
.
Kau makan nyawa kami dari sesuap nasi
.
Kau injak harga diri kami demi secuil ambisi
.
Kau terpilih karena KAMI
.
Dan KAU mampu melukis buih'pun karena kami
.
Dengarlah suara kami dlm hatimu
.
Rasakan desah nafas KAMI di dlm ambisimu
.
Kau pengabdi rakyat yg tlah menginjak rakyat
.
Kembalikan negri kami yg berdaulat
.
Jika tiada mampu maka turunlah
.
Andai tiada sanggup maka mundurlah
.
NEGERI INI MILIK KAMI
mengapa engkau jual
.
BANGSA INI milik kami
lantas kenapa engkau hancurkan
.
kami bersaksi di tiap keterkutukkanmu
.
Dan kami bersaksi di tiap kejahatanmu
Latif Maulana Kahlil Gibran
January 23