Mereka; tokoh yang berperan di dunia sastra Indonesia. Dan Indonesia diharapkan punya seorang bahkan banyak sosok yang bisa meneruskan mereka. Lantang dan berani. Dan semoga itu kami. Dan sekali lagi, ayo kita berjuang, karena kita adalah amunisi bangsa.

Tampilkan postingan dengan label Latif Maulana Kahlil Gibran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Latif Maulana Kahlil Gibran. Tampilkan semua postingan

Kami Bersaksi

Berbagai jerit mewarnai telinga malam
Datang sang waktu bercerita dikesunyian lelap

Tak ku tahu, dan tiada kuduga mereka datang memberi keramaian dimalam sunyi itu, bagai kota mati, bising'pun lelap- lenyap bagai tertelan ombak di Hamparan samudra luas

Semua harus tertebus dengan pulangnya nyawa kepangkuan sang maha esa, tak kembali
Semua lenyap dalam cerita yang belum terakhiri

Sampai jumpa menjelang akhir masa


Kontributor/Penyair:
Dipublikasi Pada: Minggu, Mei 12, 2013

Perjalanan

rintihanku


pilu


tanpamu


rindu




jika hari nanti kau tuang kisah yang kan terhapus


lelapkanku dalam tidur panjang


dan ku ingin bermimpi


indah dalam lelapku menanti




hingga nanti aku sadar


tanpamu aku mampu



Latif Maulana Kahlil Gibran
21 Februari 2013
Kontributor/Penyair:
Dipublikasi Pada: Kamis, Februari 21, 2013

Hidup

hari demi hari berlari mengejar ambisi
satu kisah telah tergadaikan dalam busungnya waktu
tertepis..........
hilang dalam alenia


tiada nafas , jika lelah menanti
dan tiada guna menunggu hayalan mimpi
setitik arti yang tergores
dan hidup bagai air yang menetes


andai aku mampu memilih
ku takkan pernah memilih
namun hidup telah mengajarkanku banyak hal
dan jika aku dapat memilih, ku ingin hidup lebih lama lagi


harapan yang terlintas adalah hayalan
namun ku ingin semuanya menjadi kenyataan
hingga nanti ragaku terkubur
ku ingin tetap berkarya dalam keabadiwn waktu



Kontributor/Penyair:
Dipublikasi Pada: Selasa, Februari 05, 2013

Pujangga Telah Mati

Pujangga telah mati tertanam dlm obsesi

Dimanakah sinar yg dulu tegar ?

Dimanakah surya yg dulu pernah terpancar ?

Tiada jawaban dgn seuntai pertanyaan

Dan tiada balasan dlm hati yg hilang dari perasaan

Latif Maulana Kahlil Gibran
August 2, 2012
Kontributor/Penyair:
Dipublikasi Pada: Minggu, Agustus 05, 2012

Wahai Jiwa Pengembara

Wahai jiwa pengembara

Yakinkan ku dgn untaian kata

Agar ku tau jika kaulah segalanya

Latif Maulana Kahlil Gibran
July 25, 2012
Kontributor/Penyair:
Dipublikasi Pada: Minggu, Juli 29, 2012

Wahai sang pujangga


Wahai sang pujangga...
Gapailah tanganku dgn bangga
:
Tunjukkan kata indahmu
Tunjukkan karyamu
...
:
Jangan mencoba 'tuk meredup
Kembalilah merangkai kuncup
:
Kembalilah bersamaku
Kau dan aku satu

Latif Maulana Kahlil Gibran
April 13, 2012
Kontributor/Penyair:
Dipublikasi Pada: Minggu, April 15, 2012

Senja membara


Senja membara menghias angkasa raya
Terlihat jiwa pengembara di ufuk tata surya
Bersama rindu yang tlah tergenggam

Ku ingin indah bersemayam

Dengarlah rintih jiwa sang penanti
Bersaksi dlm sisa cinta di hati
Gapailah harapan diwaktu datang
Kan kukayuh rindu untkmu menjelang

Sajak sepanjang masa latif maulana

Latif Maulana Kahlil Gibran
February 8, 2012
Kontributor/Penyair:
Dipublikasi Pada: Minggu, Februari 12, 2012

Sajakku


Sajakku sepanjang massa
Selama mulut mash mampu berkata
Selagi nyawa mash di kandung raga
Sairku abadi slamanya

Latif Maulana Kahlil Gibran
February 4, 2012
Kontributor/Penyair:
Dipublikasi Pada: Minggu, Februari 05, 2012

Di tiap hembusan


Di tiap hembusan nafasku adalah tumpuan rindu
Di tiap rinduku tersimpan jalan harapanku

Saat semua terhapuskan, ku ingin abadi dlm pelukan

Pelukan pelangi yg kan membuatku mengerti sbuah kesetiaan

Sang malam hayutkanku dlm rindu
Segeralah kembali dan rajutlah harapan baru

February 1, 2012
Kontributor/Penyair:
Dipublikasi Pada: Minggu, Februari 05, 2012

Siang dan malam


Siang dan malam adalah simbol kehidupan

satu hal yg tak bisa di pungkiri
namun harus tetap di jalani

melangkah menuju arah dan pantang tuk gelisah
HIDUP INI ADALAH MISTERI


Latif Maulana Kahlil Gibran
January 26

Kontributor/Penyair:
Dipublikasi Pada: Minggu, Januari 29, 2012

Terpaku

Terpaku jiwa sang penjaga
Menusuk angkasa dgn tatapan lara
.
Diam mulut membungkam sejuta cambukan jiwa
.
... Terlihat nanar mata berbinar memendam lara
.
Merasakan perih dalamnya luka
.
Dengarlah hati sang pemimpi

Latif Maulana Kahlil Gibran
January 24

Kontributor/Penyair:
Dipublikasi Pada: Sabtu, Januari 28, 2012

Waktu

WAKTU tlah tertunduk membaringkan rindu
.
Waktu yg telah lalu sempat memberiku isarat hati tentang tangisan IBU PERTIWI
.
Derai hujan yg membanjiri, tak mampu padamkan api semangat di hati kami
... .
Mereka memegang kendali dgn KUASA dan MATERI
.
KEADILAN berdiri di tiang UNDANG-UNDANG,pun sanggup mereka beli
.
Ku tertunduk kecewa dan ku tulis dari ujung pena
.
Jeritanku seakan makin lantang memekak di balik jiwa
.
Wahai sang pemegang kuasa
.
Dengarlah rintihan jiwa sang pempertahan jiwa
.
Kau makan nyawa kami dari sesuap nasi
.
Kau injak harga diri kami demi secuil ambisi
.
Kau terpilih karena KAMI
.
Dan KAU mampu melukis buih'pun karena kami
.
Dengarlah suara kami dlm hatimu
.
Rasakan desah nafas KAMI di dlm ambisimu
.
Kau pengabdi rakyat yg tlah menginjak rakyat
.
Kembalikan negri kami yg berdaulat
.
Jika tiada mampu maka turunlah
.
Andai tiada sanggup maka mundurlah
.
NEGERI INI MILIK KAMI
mengapa engkau jual
.
BANGSA INI milik kami
lantas kenapa engkau hancurkan
.
kami bersaksi di tiap keterkutukkanmu
.
Dan kami bersaksi di tiap kejahatanmu


Latif Maulana Kahlil Gibran
January 23

Kontributor/Penyair:
Dipublikasi Pada: Sabtu, Januari 28, 2012