Mereka; tokoh yang berperan di dunia sastra Indonesia. Dan Indonesia diharapkan punya seorang bahkan banyak sosok yang bisa meneruskan mereka. Lantang dan berani. Dan semoga itu kami. Dan sekali lagi, ayo kita berjuang, karena kita adalah amunisi bangsa.

Kerinduan

Engkau adalah kabut puncak di pagi hari
Jadikan embun yang menempel di daun hati

Aku kedinginan,
Walau itu ku nikmati

Indah

Engkau adalah madu yang murni
Hingga ku rela



Meminum racun untuk mengobati

Kerinduan
Walau itu 'kan menyakiti

Engkau datang
Aku senang

Engkau pergi
Aku terkenang

Air mata ini menjadi saksi,
Bisu

Bahwa kerinduan 'kan terobati
Bila engkau datang kembali

Karya: Kristanto Sasongko Adji
16 Januari 2010