Untuk yang Selalu Dianggap Orang Ke- 3
Sampai-sampai hingga detik ini aku masih menahan nafas! Bukan kerena mau mati! tapi nyali yang mereka miliki ternyata sungguh lebih hebat dari harimau kesiangan! Ini tentu bukan tujuan biasa. Tandasku yang selalu berhembus dari urban birokrasi.
ORANG PINGGIRAN!
Menyedihkan... Fitnah yang ditudingkan, yang selalu membawa luka hingga hari ini. Hari dimana aku memapah darah untuk mewarnai merah langit dan membawa kapur tulis untuk mewarnai putih jasa mereka.
Mereka adalah Sastrawan Surga!
11 Januari 2010